Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Padjadjaran telah mengadakan kegiatan Uji Kompetensi Pengelolaan Arsip Digital, dengan tujuan menghasilkan lulusan yang memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikat ini menjadi bukti resmi bahwa mahasiswa telah memenuhi standar kompetensi sebagai pengelola arsip digital, yang diakui secara nasional. Kegiatan ini dilaksanakam pada hari Senin dan Selasa, tanggal 11-12 Agustus 2025, bertempat di Ruang Kelas Kandaga Lantai 2, Universitas Padjadjaran, Jatinangor.
Peserta uji kompetensi ini diikuti oleh 18 mahasiswa yang berasal dari program Sarjana Terapan Kearsipan Digital, Sekolah Vokasi Unpad. Uji kompetensi ini menjadi alat evaluasi untuk memastikan lulusan tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia kerja sebagai arsiparis profesional, dengan Dr. Abdhy Aulia Adnans, SP., MM., sebagai asesor dari BNSP.
Uji Kompetensi Pengelolaan Arsip Digital sesuai dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) program Sarjana Terapan Kearsipan Digital. Desain ujian yang disusun oleh para pakar di bidang kearsipan, memastikan bahwa materi dan soal-soal ujian mencerminkan standar profesional yang relevan, dan dirancang untuk mengukur kompetensi yang selaras dengan profil lulusan. Aspek-aspek yang diujikan adalah penguasaan teori kearsipan, keterampilan teknis seperti pengelolaan database dan keamanan data, serta kemampuan analisis dalam situasi nyata.
Selama kegiatan berlangsung, suasana yang tenang dan nyaman dibentuk, agar menciptakan kondisi yang mendukung mahasiswa untuk fokus menghadapi ujian. Uji kompetensi ini merupakan momen penting bagi mahasiswa, sehingga LSP Unpad dan asesor BNSP turut membantu menciptakan suasana yang kondusif dengan memberikan pendampingan dan arahan yang jelas, dengan peralatan dan fasilitas yang mendukung.
Menurut Ari Ganjar Herdiansah, Ph.D, “uji kompetensi ini tidak hanya memenuhi syarat kelulusan, tetapi juga membekali lulusan dengan kredensial resmi, keterampilan praktis, dan mental siap kerja sebagai arsiparis yang kompeten di era digital”.
Melalui uji kompetensi ini, mahasiswa mendapat pengalaman praktis melalui simulasi persoalan nyata di bidang kearsipan digital. Mereka dihadapkan pada tantangan seperti pengelolaan database arsip, keamanan data, dan kepatuhan terhadap regulasi kearsipan, yang mencerminkan situasi di lapangan. LSP Unpad menetapkan perannya dalam uji kompetensi ini dengan mempersiapkan mahasiswa sebelum langsung terjun ke dunia kerja dengan keterampilan yang relevan dan teruji.




