Jatinangor, 25 September 2025 – Pada hari Kamis, tanggal 25 September 2025, telah diadakan monitoring dan evaluasi (Monev) Program Sertifikasi Kompetensi dan Profesi Mahasiswa Vokasi Universitas Padjadjaran Tahun 2025. Tim evaluator yang hadir dalam kegiatan monev ini adalah Hendy Rudiansyah dari Politeknik Manufaktur Bandung, dan Decky Roni Septiadi dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Acara dibuka dengan sambutan oleh drg. Erli Sarilita, S.KG., M.Sc., Ph.D., selaku Direktur Pendidikan Non Gelar (DPNG) Unpad, didampingi oleh Nendar Amirulloh Permana, S.Si., MT., selaku Sekretaris DPNG Unpad. Tim Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Unpad, melakukan pemaparan oleh Manajer Mutu Dr. apt. Ayu Shalihat M.Si., serta Lani Gumilang, S.ST, MM., selaku Manager Sertifikasi dan TUK. Pemaparan Tim LSP Unpad, meliputi pelaksanaan sertifikasi yang telah dijalankan hingga saat ini.
Dalam kegiatan monev ini, semua pihak terkait melakukan sesi diskusi yang dilanjutkan dengan kunjungan langsung ke Tempat Uji Kompetensi (TUK). Proses monitoring dan evaluasi berjalan dengan lancar mencakup aspek-aspek terkait, meliputi aspek administratif, hingga teknis pelaksanaan uji kompetensi. Hasil evaluasi dan rekomendasi pemantauan Belmawa, LSP Universitas Padjadjaran telah memenuhi pelaksanaan termin pertama, dengan detail pelaksanaan uji sertifikasi 73% dan penyerapan anggaran termin pertama sebesar 95,4%.
Untuk menyelesaikan uji sertifikasi program sertifikasi sekolah vokasi pada bulan Oktober – November 2025, tindak lanjut yang dilakukan LSP Unpad adalah dengan menetapkan target penyerapan keseluruhan anggaran 100%. Melalui program sertifikasi ini, Universitas Padjadjaran menegaskan perannya dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, dengan kemampuan yang teruji secara profesional di tingkat nasional.




